by

Marak Jual Beli Surat Keterangan Negatif Covid-19, Mempersulit Petugas di Lapangan

Nyono, Kepala Dinas Perhubungan Jatim mengatakan, adanya rumor jual beli surat keterangan negatif Covid-19 membuat aparat yang melakukan pengecekan penumpang di lapangan semakin sulit.

“Ini yang membuat aparat di daerah lebih sulit. Karena bisa jadi bias di lapangan. Mempersulit aparat melakukan pemeriksaan di lapangan,” ujarnya dalam konferensi pers live streaming di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim mengaku telah memerintahkan Kapolda Jatim untuk menelusuri rumor tersebut dan diambil tindakan.

“Memang (ada rumor itu) dijual di salah satu online, saya minta tolong ke pak Kapolda untuk memverifikasi apakah benar atau tidak. Kita tunggu saja hasilnya,” kata Gubernur Jatim.

Sementara itu, per Kamis 14 Mei 2020 ada peningkatan pergerakan angkutan udara di Bandara Juanda. Hingga hari ini tercatat ada 14 kedatangan pesawat dan 20 keberangkatan.

“Penumpang yang datang 449 orang dan yang berangkat 496 orang,” Nyono Kadishub Jatim menambahkan.“Penumpang yang datang 449 orang dan yang berangkat 496 orang,” Nyono Kadishub Jatim menambahkan.

Sekadar diketahui, Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 mengatur pembatasan perjalanan orang tetap memberikan pengetatan kriteria penumpang. Salah satunya harus menyertakan hasil rapid test negatif.

Calon penumpang harus menyertakan surat tugas dari pimpinannya setingkat Eselon II dan surat keterangan sehat bebas Covid-19 dengan rapid test negatif. (tw/sda)

News Feed