by

Pelanggar PSBB di Sidoarjo Wajib Bantu Pemakaman Covid-19

Perdananews – Berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Timur No. 188/219/KPTS/013/2020 dan peraturan Bupati Sidoarjo No. 36 Tahun 2020 tentang perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua Kabupaten Sidoarjo berlaku mulai tanggal 12 Mei – 25 Mei 2020. Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin menyampaikan bahwa PSBB tahap kedua ini lebih ketat lagi dibanding tahap pertama.

“Penerapan PSBB tahap kedua lebih ketat lagi dibanding PSBB tahap pertama. Seluruh tempat ibadah dipastikan harus menerapkan protokol kesehatan. Sejumlah sanksi akan diterapkan, mulai dari sanksi administratif hingga sanksi kerja sosial sudah disiapkan bagi para pelanggar”, kata Nur Ahmad Syaifuddin yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Melihat hasil evaluasi PSBB tahap pertama masih banyak pelanggaran yang ditemukan. Mulai dari pelanggaran jam malam hingga penerapan protokol kesehatan di tempat publik seperti pasar dan tempat ibadah.

Baca Juga : Covid19 Menyerang Anak-Anak di Surabaya

Temuan pelanggaran yang paling banyak adalah pelanggaran jam malam. Pada tahap kedua ini Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo sudah menyiapkan sejumlah sanksi, mulai dari sanksi administratif hingga sanksi pidana. Dimana sanksi ini belum dilakukan pada PSBB tahap pertama.

Sanksi administratif bagi pelanggar jam malam akan dilakukan pengamanan KTP atau kendaraan, jika masih melanggar lagi maka akan disanksi sosial dengan membersihkan tempat ibadah, makam, membantu di dapur umum, jaga check point termasuk akan dijadikan relawan di desa. Sanksi sosial lain yang jadi alternatif yakni pelanggar membantu proses pemakaman prosedur Covid-19. “PSBB tahap kedua ini sanksinya lebih tegas dari sebelumnya. Mulai sanksi teguran administratif hingga pemberlakuan sanksi kerja sosial, seperti membersihkan tempat ibadah, ikut masak di dapur umur dan ikut menjaga ceck point dan bisa juga ikut membantu proses pemakaman korban Covid-19”, ujar Kepala Bagian Operasional Polresta Sidoarjo Kompol. Mujito. (tw/sda)

News Feed